Thursday, November 22, 2018

Model & Struktur Atom

Perkembangan Model Atom

1. Leukippos dan Democritos (500 - 400 SM)
    - Atom adalah bagian terkecil dari suatu zat yang tidak dapat dibagi-bagi lagi.

2. John Dalton (1766-1844)
- Atom berupa bola yang amat kecil, tak dapat dibelah, tak dapat diciptakan dan tak dapat dimusnahkan.
- Atom adalah bagian terkecil dari unsur.
- Unsur tersusun dari atom-atom yang sama.
- Dalam reaksi kimia, atom-atom tidak mengalami perubahan, yang berubah hanyalah susunannya.

3. Joseph John Thomson (1856-1940)
- Atom terdiri dari sebuah bola yang bermuatan positif dan elektron tersebut di dalam isi bola (Model Roti Kismis).
- Thomson menemukan elektron dalam suatu atom.

4. Rutherford (1871-1937)
Dari eksperimen penghamburan sinar alfa oleh lempeng logam, Rutherford mengemukakan :
- Atom terdiri dari muatan positif yang terpusat pada inti atom.
- Massa atom terpusat pada inti yang dikelilingi oleh elektron bermuatan negatif.
- Jika keadaan seperti ini, maka bertentangan dengan teori Maxwell yang menyatakan :
"Jika elektron bergerak mengelilingi  inti  atom, maka elektron akan kehilangan energi dalam bentuk radiasi. Kemudian karena elektron bermuatan negatif maka akan ada gaya tarik-menarik dengan inti atom yang bermuatan positif. Akibatnya energi elektron makin lama makin habis dan akan semakin tertarik ke inti dan akhirnya elektron akan jatuh ke inti ".

5. Model Atom Bohr
- Niels Bohr memperbaiki model atom Rutherford dengan menggunakan teori :
1) Elektron-elektron dalam mengelilingi inti berada pada tingkat-tingkat energi (kulit) tertentu tanpa menyerap (memancarkan energi).
2) Elektron dapat berpindah dari kulit dalam (K) ke kulit yang lebih luar (L) dengan menyerap energi (misal E1 ke E2), sebaliknya elektron berpindah dari kulit luar (M) ke kulit yang lebih dalam (L) dengan memancarkan energi (misal dari E3 ke E2).


6.  Model Atom Mekanika Gelombang (Modern)
- Menurut Heisenberg : kedudukan elektron dalam atom tidak dapat ditentukan dengan pasti
- Elektron dalam atom berada pada orbital-orbital.

No comments:

Post a Comment

Tambahkan komentar Anda