Wednesday, April 21, 2021
Tugas Pembelajaran 2 (LK 1, 2, 3 Kewirausahaan)
TUGAS KELOMPOK (PEMBELAJARAN 2)
PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN
BERDASARKAN POTENSI SEKOLAH/ MADRASAH
Kelompok:
Nama Anggota(No. Absen):
- ....
- ....
- ....
- ....
- ....
1. Tugas 1 (Identifikasi Potensi Sekolah & Pengembangannya)
Studi Kasus
Sekolah X mempunyai jumlah guru cukup, kualifikasi
S2 linier 5 orang, S3 linier 1 orang dan D3: 3 orang.
Terdapat beberapa guru berusia 58 Tahun
kinerjanya rendah. Hasil rata-rata ujian tiga
tahun terakhir menurun. Jumlah rombel 18 kelas jumlah siswa 582 siswa.
Sebenarnya banyak siswa yang berpotensi, namun tiga tahun terakhir lomba
tingkat kabupaten tidak pernah juara baik lomba bidang akademik maupun bidang
non akademik. Orang tua siswa status sosial
ekonomi menengah ke atas tetapi jarang terlibat dalam kegiatan sekolah.
Dari data diatas:
a. Lakukan identifikasi potensi sekolah di
atas.
b. Dari hasil identifikasi yang sudah
Saudara lakukan, dengan jiwa kewirausahaan Saudara, rencana pengembangan apa
saja yang dapat dilakukan pada setiap komponen.
Format poin a & b:
Tugas 2 (Analisis SWOT - Pengembangan
Kewirausahaan Berdasarkan Potensi Sekolah/madrasah):
Setelah Saudara melakukan identifikasi potensi sekolah/madrasah berdasarkan studi kasus, selanjutnya buatlah suatu rancangan pengembangan kegiatan di sekolah/madrasah berdasarkan kondisi di studi kasus menggunakan format SWOT analisis yang disediakan.
Tugas 3:
1.
Lakukan
analisis kondisi sekolah dan tentukan jenis kegiatan yang dapat dikembangkan
berdasarkan hasil analisis tersebut. Selanjutnya, tentukan indikator
keberhasilan, sasaran, target dan waktu pencapaian target serta sumber daya
yang akan dilibatkan. Gunakan format di bawah ini:
FORMAT PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN
BERDASARKAN
POTENSI SEKOLAH/MADRASAH
LK-04 Merancang Naskah Kerjasama Sekolah
PENYUSUNAN NASKAH KERJASAMA SEKOLAH
DENGAN SEKOLAH/LEMBAGA LAIN
1. Identitas Kelompok
Nama :
2. Petunjuk pengerjaan:
a. Diskusi kelompok (2 orang, 1 orang sebagai pihak sekolah dan 1 orang sebagai pihak mitra sekolah)
b. Menulis hasil diskusi dalam lembar naskah kerjasama yang telah disediakan
c. Mempresentasikan hasil diskusi untuk mendapatkan penguatan dari peserta lain dan pengajar diklat
d. Pengajar diklat melakukan penilaian dalam diskusi pemahaman terhadap naskah kerjasama dengan mengamati adanya karakter religiusitas, yakni peduli dan percaya diri, dan karakter mandiri, yakni kreatif dan teguh prinsip pada setiap peserta diklat.
3. Penugasan
Beberapa Program Kemitraan sekolah seperti menerima siswa belajar di lingkungan masyarakat, meminjamkan alat praktik sekolah, menyediakan sarana belajar sekolah, bersedia menjadi donatur untuk pengembangan sekolah, mengajukan usul untuk perbaikan pendidikan, menjadi partner dalam mengembangkan sekolah, kontribusi masyarakat, partisipasi masyarakat dalam pembelajaran, upaya pemberdayaan masyarakat, dan sebagainya.
Pilihlah satu program di atas, kemudian buatlah draf naskah kerjasama (MoU) program kemitraan sekolah yang meliputi komponen-komponen sebagai berikut:
No.
|
Komponen
|
No.
|
Komponen
|
1
|
Identitas kerja sama
|
7
|
Pasal-pasal perjanjian kerja sama
|
2
|
Program kerja sama
|
8
|
Tanggung jawab dan kewajiban
|
3
|
Latar belakang kerjasama
|
9
|
Prosedur kerja sama
|
4
|
Maksud dan tujuan kerja sama
|
10
|
Prosedur penyelesaian masalah
|
5
|
Tempat dan waktu kerja sama
|
11
|
Ketentuan lain
|
6
|
Lingkup kerjasama
|
12
|
Tanda tangan kedua belah pihak
|
Lk 5 Tahapan Proses Pelaksanaan Kemitraan Di Sekolah
TUGAS LK-5
1. Petunjuk Pengerjaan:
a. Diskusi kelompok
b. Menulis hasil diskusi dalam lembar kerja yang telah disediakan
c. Mempresentasikan hasil kerja kelompok untuk mendapatkan penguatan dari
pengajar diklat
d. Pengajar diklat melakukan penilaian dalam diskusi tahapan proses pelaksanaan kemitraan di sekolah dengan mengamati adanya nilai karakter mandiri, yakni kreatif dan teguh prinsip, serta integritas, yakni disiplin dan tangggungjawab pada setiap peserta diklat.
2. Penugasan
Amatilah tayangan video pelaksanaan program kemitraan di suatu sekolah yang ditayangkan oleh pengajar diklat. Anda juga bisa melihat video kemitraan sekolah dengan Klik Di Sini
Tuliskan hasil pengamatan Saudara pada lembar kerja dengan menggunakan format yang terdapat pada LK-5 di bawah iini.
Format LK-5
Identitas Kelompok
Nama:1. …
2. ......
3. .....
TAHAPAN PROSES PELAKSANAAN KEMITRAAN DI SEKOLAH
1. Nama Sekolah : ……………………………..
2. Nama Kepala Sekolah : ……………………………..
3. Bentuk Kerjasama : ……………………………..
4. Bidang Kerjasama : ……………………………..
Tahap
|
Kegiatan
|
Hasil Pengamatan Video
|
Keterangan sesuai video
(Jika “Ada” atau “Tidak”)
|
Alternatif Solusi
| |
Ada
|
Tidak
| ||||
I
|
Proses analisis kebutuhan
| ||||
Analisis partnership
| |||||
Perencanaan
| |||||
Presentasi
| |||||
II
|
Proses Persetujuan
| ||||
Perundingan
| |||||
Penandatanganan MoU
| |||||
III
|
Proses Pelaksanaan kerjasama
| ||||
Pelaporan
| |||||
Monitoring dan evaluasi
| |||||
Anda juga bisa download format LK-5 dengan Klik Di Sini
Tuesday, March 2, 2021
Video: Supervisi Akademik Kepala Sekolah Jenjang SD (1)
Tuesday, February 11, 2020
Bahan Tayang Supervisi & PK Guru & Tendik
Panduan Supervisi & PK Guru & Tendik
Untuk mempelajari bagaimana melaksanakan supervisi Guru. Silahkan Anda Klik Di Sini
Sedangkan untuk mempelajari bagaimana melaksanakan supervisi dan menilai kinerja Tenaga Kependidikan (Tendik). Silahkan Anda Klik Di Sini
Jika Anda kesulitan membuka file pdf, sebaiknya Anda download dan install terlebih dahulu "Lumin pdf" melalui play store jika menggunakan HP
Thursday, January 30, 2020
Pengembangan Madrasah Berdasarkan 8 SNP
Untuk mengembangkan sekolah/madrasah diperlukan kerja keras dan kerja cerdas. Dimulai dari Analisis Pengembangan Sekolah/Madrasah, Perencanaan Program Pengembangan Sekolah/Madrasah, Pelaksanaan Program Pengembangan Sekolah/Madrasah, monitoring dan diakhiri dengan evaluasi. Anda bisa mempelajari bahan tayang "Pengembangan Sekolah/Madrasah Berdasarkan 8 SNP" dengan Klik Di Sini atau bahan modul dengan Klik Modul
LK 01. Pengembangan Madrasah Berdasarkan 8 SNP
Lembar Kerja 01:
A. Aktivitas Pembelajaran 1
Tugas 1. Menganalisis Kasus Keterlaksanaan 8 SNP
Tujuan penugasan:
Setelah melakukan aktivitas belajar ini Saudara dapat:
1. Menganalisis keterlaksanaan 8 SNP berdasarkan kasus
2. Merancang alternatif solusi upaya pemenuhan mutu SNP berdasarkan temuan pada kasus
3. Membuat rekomendasi kegiatan kegiatan pengembangan sekolah berdasarkan kasus
Petunjuk Penugasan :
- Buatlah kelompok yang terdiri dari 5-6 orang
- Cermatilah kasus tentang keterlaksanaan 8 SNP pada sebuah sekolah
- Diskusikanlah tentang keterlaksanaan 8 SNP pada sekolah tersebut, lalu buatlah alternative solusi upaya pemenuhan mutu berrdasarkan temuan dan rancanglah rekomendasi pengembangan sekolah yang akan dilaksanakan
- Tuliskan hasil diskusi kelompok pada Format yang tersedia pada Format 1
Analisis Kasus keterlaksanaan 8 SNP
Studi Kasus
Sekolah “BINA ANAK BANGSA” terletak di pinggir kota kecamatan dengan akses menuju ke sekolah tersebut cukup mudah karena tidak jauh dari jalan raya. Lokasi sekolah yang terletak di pinggir kota kecamatan sangat nyaman untuk belajar. Orang tua peserta didik di sekolah tersebut kebanyakan dari keluarga ekonomi menengah ke bawah yang kebanyakan bekerja sebagai petani dan buruh. Sekolah ini memiliki kerjasama yang baik dengan masyarakat dan sekolah yang ada disekitarnya. Pembelajaran IPA di sekolah hanya teori hal ini terjadi karena tidak memiliki peralatan laboratorium. Sumber dana sekolah hanya berasal dari BOS Pusat. Sekolah tidakpernah memenangkan lomba O2SN. Hasil Nilai UN setiap tahun mengalami peningkatan. Sebagian besar lulusan melanjutkan ke sekolah di kabupaten.
Hasil Wawancara dan Observasi
Berdasarkan hasil wawancara dan observasi diperoleh informasi sebagai berikut:
- Animo masyarakat untuk menyekolahkan anak di sekolah tersebut rendah sehingga jumlah peserta didik sedikit.
- Sekolah memiliki akreditasi C
- Kepala sekolah rutin melaksanakan supervisi akademik
- Perangkat pembelajaran berupa Silabus sudah dimiliki oleh semua guru
- Sebagian besar guru belum dapat membuat RPP dengan baik
- Media yang digunakan guru dalam pembelajaran masih minim
- Ruang Kepala sekolah bergabung dengan Ruang Tata Usaha
- Semua kelas tersedia jaringan listrik
- Hubungan sekolah dengan dinas pendidikan baik
- Hubungan sekolah dengan masyarakat baik
- Sebagian besar guru aktif mengikuti MGMP
Untuk mengerjakan tugas LK 01, silahkan download Klik Format 1.
Caranya: Klik File, download, Microsoft Word
Wednesday, January 29, 2020
Film "Pemimpin Pemimpi"
Kepemimpinan Perubahan
Modul ini memberikan pemahaman kepada peserta diklat mengenai kepemimpinan perubahan, Manfaat kepala sekolah mempelajari kepemimpinan perubahan dan langkah melakukan kepemimpinan perubahan agar pembelajaran di sekolah menjadi lebih baik. Kepemimpinan perubahan adalah sebuah upaya untuk menciptakan revolusi dalam perubahan organisasi, sehingga membawa perubahan yang menjadikan semua komponen dalam organisasi itu menyatu dan saling berempati untuk membawa perubahan agar lebih bermanfaat dan memiliki nilai positif terhadap organisasi. Kepala sekolah memiliki peran strategis untuk membuat perubahan di sekolah. Kepala sekolah sebagai pemimpin dituntut memiliki alternatif solusi yang tepat untuk memperbaiki kondisi sekolah yang ada. Namun demikian, untuk melakukan perubahan memerlukan pertimbangan dan cara yang tepat. Jika seorang kepala sekolah melakukan perubahan di sekolah dengan cara yang tidak tepat, bisa menjadi sebuah masalah besar baik bagi kepala sekolah sendiri, guru, staf, dinas pendidikan dan masyarakat luas. Oleh karena itu, kepala sekolah perlu memadukan konsep, prinsip dan prosedur untuk melaksanakan perubahan di sekolah, sehingga perubahan itu bisa berjalan dengan baik dan alamiah. Perubahan di sekolah diarahkan pada 3 sasaran, yakni penguatan supervisi akademik di sekolah, pengembangan kapasitas tenaga kependidikan di sekolah dan pengembangan kurikulum di sekolah. Oleh karena itu materi kepemimpinan perubahan ini dipadukan dengan kepemimpinan pembelajaran.
Kepemimpinan perubahan yang terintegrasi dengan kepemimpinan pembelajaran adalah upaya untuk menciptakan kondisi baru yang lebih baik. Jika kepemimpinan perubahan dapat diwujudkan di sekolah, maka budaya lama akan tergantikan dengan budaya baru. Pola pikir lama akan digantikan oleh pola pikir baru. Perilaku lama akan diubah menjadi perilaku baru. Kebiasaan lama akan digantikan oleh kebiasaan baru. Sekolah menjadi berwajah baru. Sekolah yang melahirkan generasi baru lebih baik dan semakin baik dari waktu ke waktu.
Untuk mempelajari lebih lanjut modul "Kepemimpinan Perubahan" ini. Anda bisa Klik Di Sini.
Anda juga bisa mempelajari atau download bahan tayang materi "Kepemimpinan Pembelajaran" dengan Klik Di Sini
Jika Anda adalah trainer/ nara sumber yang akan melatih tentang "Kepemimpinan Perubahan". Anda bisa menggunakan Lembar Kerja(LK) berikut ini:
Saturday, November 23, 2019
Diskusi Kompetensi Sosial Kepala Madrasah
Sunday, January 20, 2019
Tuesday, January 8, 2019
Slide Kompetensi Sosial
Baca selengkapnya dan download gratis materi kompetensi sosial dengan Klik Di sini .
Jangan lupa untuk melihat/ klik sponsor untuk pengembangan Blog ini